Saturday, March 4, 2017

Rantai Sentrik / Timming Chain Sepeda Motor

Rantai sentrik ( Timming Chain )

Rantai sentrik berfungsi meneruskan tenaga putar dari poros engkol ke noken as.


Komponen rantai sentrik antara laian :

1.    Rol / bantalan
Berfungsi membantu tensioner menjaga kekencangan rantai sentrik.
Kerusakan yang sering terjadi rol / bantalan aus.
Akibat pada mesin akan timbul suara berisik atau kasar pada bagian rantai sentrik.

2.    Tensioner / setelan sentrik
Berfungsi menjaga kekencangan rantai sentrik.
Jenis-jenis tensioner berdasarkan cara kerjanya ada tiga jenis :





a.    Tipe penyetelan manual
Tipe ini memerlukan penyetelan secara berkala, yaitu dengan cara menekan batang penekan. Jika penyetelan kurang tepat maka akan mempengaruhi putaran mesin.

b.    Tipe penyetelan semi otomatis
Jika baut pengunci dilepas, batang penekan akan masuk ke dalam karena tekanan per, selanjutnya ketegangan per secara otomatis akan menyetel sendiri.

c.    Tipe penyetelan otomatis
Tensioner akan secara otomatis mendorong rol rantai timing jika rantai timing kendor. Tipe ini tidak perlu penyetelan berkala, hanya saat pemasangan rantai timing baru penekan harus dimasukan terlebih dahulu selanjutnya biarkan tensioner bekerja secara otomatis. Jika suatu saat rantai timing kendor dan menyebabkan suara kasar berarti rantai timing sudah saatnya diganti baru.

Semoga bermanfaat ya gan materi tentang rantai sentrik sepeda motor.

Kepala Silinder Mesin 2 Tak

Kepala Silinder Mesin 2 Tak

Disebut mesin 2 langkah karena untuk menghasilkan satu kali tenaga memerlukan 2 kali langkah piston 1 kali putaran poros engkol.
Funsi kepala silinder 2 tak hampir sama dengan mesin 4 tak yaitu :
-    Sebagai tempat ruang bakar
-    Sebagai tempat dudukan busi
-    Sebagai tempat dudukan sirip-sirip pendingin

Untuk mesin 2 langkah dibagian kepala silindernya tidak terdapat banyak komponen seperti pada mesin 4 langkah. Dalam mesin 2 langkah kepala silindernya hanya terdiri dari ruang pembakaran, yang jika dirinci umumnya terdiri dari :
1.    Squish dome ( Kubah Pembakaran ) yang berfungsi sebagai tempat terjadinya pembakaran.
2.    Sudut squish yang berfungsi sebagai penyearah supaya bahan bakar dapat lebih focus menuju kubah pembakaran.
3.    Nat yang berfungsi sebagai pengaman jarak antara permukaan piston dengan ruang bakar supaya tidak beradu saat piston di TMA.

Komponen Kepala Silinder 4 Tak

KEPALA SILINDER ( CYLINDER HEAD )

A.    MESIN 4 LANGKAH

Disebut mesin 4 langkah karena untuk menghasilkan satu kali tenaga memerlukan 4 kali langkah piston dan 2 kali putaran poros engkol.

Kepala silinder 4 langkah memiliki beberapa fungsi utama yaitu :
-    Sebagai tempat ruang bakar
-    Sebagai tempat dudukan mekanisme katup
-    Sebagai tempat dudukan busi
-    Sebagai tempat dudukan intake manifold dan exhaust manifold
-    Sebagai tempat dudukan sisrip-sirip pendingin
Gambar komponen kepala silinder 4 tak beserta fungsinya


1.    Noken As ( Cam Shaft )
Fungsi : untuk mengatur kerja katup sehingga katup bias bekerja dengan teratur.
Kerusakan : bagian gunung-gunung noken as mengalami keausan.
Akibat pada motor : timbil suara kasar / berisik pada kepala silinder.
Cara mengatasi : noken as harus diganti baru.

2.    Pelatuk ( Roker Arm )
Fungsi : sebagai perantara putaran noken as guna mengatur buka tutup katup.
Kerusakan : pada sepatu pelatuknya telah terjadi keausan.
Akibat pada motor : timbul suara kasar / berisik pada kepala silinder.
Cara mengatasi : Pelatuk harus diganti baru.

3.    Katup ( Valve )
Katup terdiri dari 2 macam :
1.    Katup hisap ( Intake Valve ) berfungsi untuk mengatur jalan masuknya bahan bakar dari karburator keruang bakar.
2.    Katup buang ( Exhaust Valve ) berfungsi untuk mengatur jalannya pembuangan gas sisa pembakaran menuju knalpot.
Kerusakan : payung katup tidak rata sehingga bocor, batang katup bengkok.
Akibat pada motor : mesin tidak bertenaga / ngempos karena kompresi bocor.
Cara mengatasi : katup harus di skir, kalau tidak memungkinkan maka harus diganti baru.

4.    Sil oli ( Stem Seal )
Fungsi : untuk mencegah oli yang melumasi kepala silinder supaya tidak masuk keruang bakar.
Kerusakan : sil oli pecah / bocor / karet mati.
Akibat pada motor : di knalpot akan timbul asap putih.
Cara mengatasi : harus diganti baru.

5.    Pegas kelep ( Valve Spring )
Fungsi : untuk mengembalikan katup keposisi semula setelah membuka / bekerja.
Kerusakan : pegas katup lemah
Akibat pada motor : mesin ngempos / tenaga mesin tersendat ( tidak maksimal ).
Cara mengatasi : ganti pegas katup dengan yang baru.

6.    Bos Kelep ( Valve Guide )
Fungsi : sebagai jalur bergeraknya batang katup.
Kerusakan : bos katup aus / longgar dengan batang katupnya.
Akibat pada motor : di knalpot akan timbul asap putih.
Cara mengatasi : harus diganti baru dan pemasangannya dibawa ke tukang bubut.

7.    Kuku Pengunci ( Cotter )
Fungsi : untuk menahan pegas katup supaya tidak lepas dan dapat bekerja dengan baik.
Kerusakan pada bagian ini boleh dikatakan jarang terjadi kerusakan, kalau terjadi kerusakan biasanya disebabkan oleh kecerobohan mekanik dalam pemasangan.







Semoga bermanfaat ya gan, berbagi sedikit pengetahuan tentang komponen kepala silinder 4 tak beserta fungsi komponennya.